KPK Banjir Pujian Usai OTT Pegawai Bea Cukai

Redaksi
5 Feb 2026 12:51
2 menit membaca

Jakarta, beritakarimun.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Jakarta, kali ini di kantor pusat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) pada Rabu (4/2/2026).

“Terkait dengan konstruksi perkaranya itu berkaitan dengan kegiatan importasi yang dilakukan oleh pihak swasta yang kemudian KPK menduga adanya dugaan tindak bidang akurasi yang dilakukan oleh para pihak,” kata Budi Prasetyo Juru Bicara (Jubir) KPK saat ditemui wartawan di Gedung KPK, Rabu (4/2/2026).

KPK juga telah menduga ada korupsi yang dilakukan oleh beberapa pihak terkait impor. Saat ini, KPK telah mengamankan sejumlah pihak di dua lokasi yakni Jakarta dan Lampung.

“KPK mengamankan sejumlah pihak di wilayah Jakarta dan juga di Lampung. Yang bersangkutan Pejabat Eselon II di pihak Bea Cukai sebenarnya sudah mantan ya, mantan Direktur Penyidikan dan Penindakan. Itu yang kemudian diamankan di wilayah Lampung,” terangnya.

Tak hanya itu saja, KPK juga telah mengamankan sejumlah barang bukti dari kasus ini.

Adapun barang bukti tersebut yakni uang tunai dalam mata uang rupiah dan asing mencapai miliaran rupiah. Selain uang tunai, KPK juga telah menyita logam mulia atau emas sekitar 3 kg, dengan nilai mencapai Rp 8,19 miliar.

“Untuk barang bukti ada uang tunai baik rupiah maupun mata uang asing dan juga logam mulia untuk uang senilai miliaran rupiah. Kemudian logam mulia itu ada mungkin sekitar 3 kg emas,” jelasnya.

Penggeledahan pasca OTT yang dilakukan KPK terhadap pejabat Bea dan Cukai dan Pajak mendapat apresiasi besar dari masyarakat Indonesia. Lembaga Antirasuah kebanjiran dukungan dari masyarakat.

“Mantap kpk. Gitulah jgn hanya Pemda dan kades aja yg di Pantau kinerjanya,” tulis akun bernama Ram Saputra.

“Wah yang benar tuhh memang ladang nya korupsi tuu kenapa ngak dari duluuuu,” tulis akun Yandri.

“KPK kalau bisa jangan hanya bea cukai di ibukota, didaerah juga, mereka makin kaya.geledah juga asal usul hartanya yang kian banyak.main mainlah ke Tanjung balai karimun pak KPK tengok sini,” tulis akun Julaiha Khaidir.

“Akhirnya bea cukai kena juga, ada nggak sih pejabat bea cukai yang nggak kaya,” ungkap akun Dodi Jekardah.

Dukungan masyarakat untuk KPK memberantas Korupsi terlihat begitu ramai diberbagai platform media sosial, apalagi terkait OTT dan penggeledahan terhadap kantor Pajak dan bea Cukai.

 

Editor: Codet Carladiva