Persoalan Perda, LAM Kumpulkan Pengurus dan Hulubalang

Redaksi
17 Mar 2026 13:42
1 menit membaca

Karimun, beritakarimun.id – Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepulauan Riau (Kepri) Kabupaten Karimun, memanggil sejumlah pengurusnya dan para Hulubalang, Minggu (15/3/2026) malam.

Pertemuan yang berlangsung secara coffee night di Newton cafe jalan poros dipimpin oleh Temenggong LAM Karimun Raja Usman.

Terlihat dalam pertemuan tersebut ketua harian LAM Karimun dato Zulkhainen, dewan penasehat LAM dato Alwi, ketua DPRD Karimun Raja Rafiza dan panglima kawalan Dyan Midex’ bersama para Hulubalang.

Temenggong LAM Karimun Raja Usman mengatakan pertemuan yang dilakukan untuk membahas Hearing ke DPRD persoalan Peraturan Daerah.

“Lembaga Adat Melayu tujuannya untuk menguatkan Pemerintah Daerah. Kearifan lokal kita minta LAM ini dipayungkan perda sendiri.  Makanya kita mau hearing ke DPRD dan konsultasi dengan kepala daerah yakni Bupati,” ujar Raja Usman.

Sementara itu, Panglima Kawalan Hulubalang LAM Karimun Dyan Midex juga berharap pemerintah daerah mendorong dan mendukung melestarikan persoalan adat istiadat di Kabupaten Karimun

“Kami berharap pemerintah daerah mendorong maupun mendukung penuh, baik itu intenal pemda juga maupun pihak swasta agar dalam setiap pembangunan fisik menempatkan ornamen-ornamen yang bersifat budaya melayu Kepulauan Riau atau Karimun ditanah melayu Kabupaten Karimun. Kalau bukan kita siapa lagi?,” ucap Dyan Midex.

 

 

Editor: Codet Carladiva